Program BSNP untuk Proses Standarisasi Pendidikan Nonformal

Bagaimana sebenarnya batasan tentang pendidikan nonformal itu sendiri?
Pendidikan nonformal ini adalah pendidikan yang berada di luar jalur sistem pendidikan formal, dan dapat dilaksanakan secara terstruktur dan berjenjang. Sesuai dengan pasal 26 UU No. 20 tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional, pendidikan nonformal itu adalah pendidikan yang diselenggarakan bagi warga masyarakat yang memerlukan layanan pendidikan yang berfungsi sebagai pengganti, penambah, dan atau pelengkap pendidikan formal dalam rangka mendukung pendidikan sepanjang hayat. Jenis pendidikan nonformal ini ada banyak.

Apa saja yang termasuk sebagai pendidikan nonformal?
Pendidikan nonformal meliputi, pendidikan kecakapan hitung, pendidikan anak usia dini, pendidikan kepemudaan, pendidikan pemberdayaan perempuan,  pendidikan keaksaraan, pendidikan keterampilan dan keterampilan kerja, pendidikan kesetaraan serta pendidikan lain yang ditujukan untuk mengembangkan kemampuan peserta didik. Cakupannya luas sekali.

Bagaimana bentuk dukungan yang diberikan oleh pemerintah untuk pendidikan nonformal?
Dukungannya adalah melalui direktorat jenderal-direktorat jenderal yang dibentuk di dalam Departemen Pendidikan Nasional. Khusus untuk pendidikan nonformal, sudah ada Direktorat Jenderal Pendidikan Luar Sekolah. Ada direktorat kesetaraan, ada direktorat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), ada juga direktorat kursus dan pelatihan. Dan BSNP (Badan Standar Nasional Pendidikan) adalah satu badan mandiri yang diberi tugas membantu Menteri Pendidikan dalam mengembangkan standar-standar pendidikan, memantau pelaksanaan standar, dan mengevaluasi pencapaian standar. Ini adalah tiga tugas utamanya.

Apa saja standar yang harus disusun untuk pendidikan nonformal di Indonesia sekarang ini?
Pendidikan nonformal ini sangat heterogen. Kami akan menyusunnya secara bertahap. Untuk Tahun Anggaran 2007 ini, akan dikembangkan standar untuk kursus dan pelatihan dan standar untuk PAUD. Untuk kegiatan yang ini, BSNP banyak di support oleh world Bank (bank dunia). BSNP punya 8 tim untuk menyusun standar-standar pendidikan. Ruang lingkupnya adalah standar isi, standar kompetensi kelulusan, standar proses, standar sarana prasarana, standar pembiayaan, standar penilaian pendidikan, standar pendidik dan tenaga kependidikan, standar pengelolaan, dan standar pembiayaan. Kebetulan, nanti saya yang akan menjadi ketua tim dalam penentuan standar kursus dan pelatihan ini. Kami akan mulai bekerja efektif mulai bulan Maret 2007 nanti. Targetnya, diharapkan bisa selesai pada bulan September 2007 yang akan datang.

Artinya, prioritas program standarisasi pendidikan nonformal yang akan berjalan itu, dikhususkan untuk Lembaga Kursus dan Pelatihan serta PAUD. Mengapa hanya memilih yang dua ini?
Kategori lembaga kursus dan pelatihan, adalah pendidikan nonformal yang peran serta masyarakatnya cukup besar. Dari sisi kelembagaan, jumlahnya banyak sekali. Ada sekitar 21.000 s/d 22.000 lembaga kursus dan pelatihan yang terdaftar di Indonesia. Peran serta masyarakat yang begitu besar, harus direspon dengan baik untuk mengembangkan mutu kursus dan pelatihan di Indonesia. Tentang mengapa Pendidikan Anak Usia Dini atau PAUD juga diprioritaskan, ini karena PAUD adalah pendidikan anak usia dini. Semua input, yang akan diperoleh di jenjang pendidikan yang seterusnya itu, didasarkan pada pembentukan karakter anak didik di usia dini. Oleh karena itu, sangat perlu dibuat standarisasi. 

Bagaimana tentang proses penyusunan standar kualifikasi pendidik dan tenaga kependidikannya?
Dalam pendidikan nonformal, ada macam-macam istilah untuk pendidik dan tenaga kependidikan. Sebutlah, pengajar, pembimbing, pelatih, instruktur, penguji, pengelola, penyelenggara, teknisi, sumber belajar, pustawan, laboran, penilik, dan lain-lain. Nah, inilah yang oleh BSNP akan dipilih beberapa diantaranya untuk distandarkan. Yang akan digarap nanti, adalah standarisasi untuk para pelatih, instruktur, pustakawan, laboran, dan penilik satuan pendidikan. Prosesnya akan sama-sama berjalan bulan Maret 2007 nanti.
 
Mengenai proses standarisasi yang akan berjalan pada bulan Maret s/d Sptember 2007 yang akan datang ini, output-nya akan berupa apa?
Sebuah standar. Bentuknya berupa Peraturan Menteri. Jadi, direkomendasikan kepada menteri untuk ditetapkan sebagai peraturan menteri, dan peraturan ini akan mengikat semua lembaga kursus dan pelatihan, serta PAUD untuk mengikuti dan mematuhinya.

Nara sumber : Dr. Suharsono, M.M.,M.Pd.
(BSNP: bidang ahli pendidikan nonformal)

Tulisan ini telah dimuat di sebuah majalah khusus pendidikan nonformal (edisi Januari 2007) yang berkantor di Jakarta.

Writer : Ayu N. Andini

~ oleh one1thousand100education pada Juli 9, 2007.

Satu Tanggapan to “Program BSNP untuk Proses Standarisasi Pendidikan Nonformal”

  1. Jadi kapan standarisasi untuk pendidik paud dilaksanakan, dan sebelum ada standarnya apa yang menjadi patokan dalam menentukan kompetensi pendidik?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: